Senin, 02 Februari 2015

Modul BIN kelas XI

Materi Pembelajaran Teks Eksplanasi
Menginterpretasi makna teks, eksplanasi kompleks, baik secara lisan maupun tulisan
Lampiran 1

MATERI PEMBELAJARAN

1.    Contoh Teks Eksplanasi
a. Definisi teks eksplanasi
Teks Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau sosial. Pada teks eksplanasi, sebuah peristiwa timbul karena ada peristiwa lain sebelumnya dan peristiwa tersebut mengakibatkan peristiwa yang lain lagi sesudahnya. Struktur teksnya adalah pernyataan umum, urutan alasan logis.
b. Contoh teks eksplanasi
Contoh teks eksplanasi, seperti proses terjadinya gerhana bulan, proses terjadinya hujan, proses terjadinya polusi tanah, proses rusaknya paru-paru karena asap rokok, dsb.
Perhatikan contoh  teks eksplanasi ‘Gempa Bumi’ di bawah ini!
Gempa Bumi
            Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi.Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa.Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
 Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik.Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan.Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi.Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat.Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim.Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

2.    Struktur Teks Eksplanasi
Pernyataan Umum
Setelah membaca teks “Gempa Bumi” itu, kamu tentu menemukan bagian-bagian yang berupa pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi/penutup (tidak harus ada).Bagian-bagian itu menjadi bangunan teks, eksplanasi seperti yang tampak pada bagan berikut.
STRUKTUR TEKS EKSPLANASI
Interpretasi
 Deretan penjelasan
(Eksplanasi)








 a.        Pernyataan Umum
1)    Berisi satu statemen umum tentang suatu topik, yang akan dijelaskan proses keberadaannya, proses terjadinya, proses keberadaannya, proses terjadinya, proses terbentuknya, dsb.
2)    Harus bersifat ringkas, menarik, dan jelas, yang mampu membangkitkan minat pembaca untuk membaca detailnya.
b.                  Deret Penjelas
1)   Berisikan tentang detail penjelasan proses keberadaan, proses terjadinya.
2)   Sangat relatif untuk menjawab pertanyaan ‘bagaimana’, yang jawabannya berupa statemen atau yang jawabannya berupa pernyataan
3)   Dimungkinkan mengingat proses perlu dijelaskan bertahap, pertama, kedua, ketiga, dsb. atau pertama, berikutnya, terakhir.
c.                   Penutup/Interpretasi
Berisikan kesimpulan atau pernyataan tentang topik/proses yang dijelaskan.
Contoh mengidentifikasi struktur teks eksplanasi
Gempa Bumi
Pernyataan Umum

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi.Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
        Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa.Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
Deret Penjelas

 Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik.Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan.Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi.Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat.Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
Interpretasi

Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim.Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.








3.    Ciri Bahasa Teks Eksplanasi
Setelah mengidentifikasi struktur teks eksplanasi ‘Gempa Bumi’ kalian akan belajar tentang ciri bahasa teks Eksplanasi. Ciri bahasa teks eksplanasi adalah sebagai berikut.
a.                   Fokus pada hal umum (generic), bukan partisipan manusia (nonhuman participants), misalnya gempa bumi, banjir, hujan, dan udara.
b.                  Dimungkinkan menggunakan istilah ilmiah
c.                   Menggunakan konjungsi waktu atau klausal, misalnya jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian.
d.                  Bahasanya ringkas menarik dan jelas
Contoh mengidentifikasi ciri bahasa teks “Gempa Bumi”
Gempa Bumi
            Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi.Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa.Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
 Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik.Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan.Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi.Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat.Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim.Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

Keterangan:
Identifikasi ciri bahasa teks tersebut sesuai dengan penanda warna pada setiap masing-masing opsi kebahasaaan.
a.    Fokus pada hal umum (generic), bukan partisipan manusia (nonhuman participants), misalnya gempa bumi, banjir, hujan, dan udara.
b.    Dimungkinkan menggunakan istilah ilmiah.
c.    Menggunakan konjungsi waktu atau klausal, misalnya jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian.
d.   Bahasanya ringkas menarik dan jelas.

4.    Tujuan Teks Eksplanasi
Eksplanasi digunakan untuk memperhitungkan mengapa sesuatu menjadi seperti itu.Eksplanasi lebih merupakan proses-proses daripada tentang sesuatu.
Contoh: Tujuan dari teks eksplanasi Gempa Bumi adalah untuk menjelaskan proses/fenomena terjadinya gempa bumi.


Modul SB kelas XI

Eksplorasi Gerak Tari        :
Konsep, Teknik, Prosedur, dan Nilai
A.      Konsep gerak Dasar Tari Tradisional
Setiap tari memiliki gerak berbeda tetapi memiliki kesamaan yaitu memiliki tenaga, ruang, dan waktu .Sebagai contoh gerak pada tari Sunda dan tari Melayu dilakukan selalu bertepatan dengan ketukan (on beat) dengan tenaga yang sedang .penggunaandalam tenaga memiliki intensitas kuat, sedang, dan lemah tergantung cara penggunaan atau penyaluran tenaga. Selain gerak memerlukan tenaga dan ruang, gerak juga memerlukan waktu.Setiapgerakan yang dilakukan membutuhkan waktu.Perdbedaan cepat, lambat gerak berhubungan dengan tempo.Jadi tempo merupakan cepat atau lambat gerak yang dilakukan.Fungsi tempo pada gerak tari untuk memberikan kesandinamissehingga tarian enak untuk dinikmati.
B.      Teknikdan Proses Gerak Dasar Tari trasdisional
Teknikdan proses gerak dasar tari tradisional beragam. Pemahaman terhadap teknik dasar taritradisional adalah untuk mengeksplorasi keanekaragaman gerak yang dapat dirangkai menjadi sebuah tarian.Teknik gerak dasar ini terdiri dari :gerak kepala, gerak badan, gerak kaki, dan gerak tangan .
C.      Eksplorasi: Merangakai Gerak Dasar Tari Tradisional
Teori yang diungkapkan oleh Hawkins (2003) untuk membuat komposisi gerak, terdiri :
1.     Eksplorasi
Yaitu pengalaman melakukan penjajakan gerak, untuk menghasilkan ragam gerak
2.     Improvisasi
Yaitu pengalaman secara spontanitas mencoba-coba atau mencari-cari kemungkinan ragam gerak yang diperoleh pada waktu eksplorasi.
3.       Evaluasi
Yaitu pengalaman untuk menilai dan menyeleksi ragam gerak yang telah dihasilkan pada tahap improviasai.
4.       Komposisi
Yaitu tujuan akhir mencari gerak untuk selanjutnya membentuk tari dari gerak yang siswa temukan.

D.      NilaiKeindahanTari
Purwarupa 8 Kriteria dalam memenuhi kemampuan menari
1.       Pacak
Kriteria yang ditetapkan dan ditaati dalam melakukan gerak.
2.       Pancat
Kesinambungan motif gerak satu dengan yang lainnya.
3.       Luwes
Sifat selaras dan harmonis penari dalam menghayati gerak.
4.       Wilet
Kreativitas penari dalam bergerak
5.       Lulut
Kriteria menghayati gerak secara mengalir (mbanyumili)
6.       Irama
Kriteria mengatur kecepatan, tempo, dan tekanan gerak dipahami dan dihayati berkaitan dengan irama tari dan music ketentuan gerak tari.
7.       Ulat
Kriteria ekspresi mimik guna mencapai dramatik, peran, dan ungkapan gerak (marah, sedih, tenang, lucu dan sebagainya)
8.       Gendhing
Kriteriapemahamanmusik/gendhing, dan instrument menjadipenguasaanpenari.
  
Keindahantariversijogetmataram
1.       Sewidji
Konsentrasidiarahkansatutujuan
2.       Greget
Dayakekuatanemosi
3.       OraMingkuh
Ketebalanprinsippercayadiri
4.       Sengguh
Kepercayaan pribadi yang dapat digunakan untuk memaknai gerak, kedalam isikarakter, serta kepercayaan yang dapat digunakan untuk membantu aktifitas yang dilakukan.
Ada lima unsur yang menjadi dasar untuk menilai indahnya sebuah pertunjukan tari.

Unsur pertama adalah wiraga, yakni kesuaian antara jenis tarian dengan umur dan fisik penarinya.
Unsur keduaa dalah wirama, yakni kesesuaian antara irama lagu atau musik pengiring dengan gerak tari.
Unsur ketiga adalah wirasa, yakni penghayatan yang dilakukan oleh penari terhadap materi dan jenis tarian.
Unsur keempat adalah wicitra, yakni bagaimana keseluruhan gambaran yang dapat diperlihatkan sebagai sebuah keutuhan karya seni.
Unsur keempat ini dibangun dengan padu padandari tata rias, kostum, tata lampu, dan tata pangung.
Unsur kelima adalah konteks, yakni hubungan pertunjukan dengan momen atau acara tertentu.

E.       Uji Kompetensi Sikap
1.       Uji Kompetensi Sikap
Uraiakan pendapatmu secara singkat dan jelas pada butir pertanyaan berikut !
a.       Bagaimana caranya melestarikan ragam gerak tari tradisional di Indonesia?
b.      Setuju atau tidak setujukah kamu dengan berkembangannya ragam gerak tari yang berasal dari luar negeri di kota-kota besar Indonesia?
2.       Uji Konsepsi
a.       Bagaimana cara mengeksplorasi ragam gerak dasar tari tradisional?

b.      Tulislahempatgerakanragamgerakdasar yang ada di daerahmu!